Addressof Di Atas Puncak Gunung Merapi Sambil Bermain Bola, submit your review or ask any question, search nearby places on map. Batu Gajah, Perak . 178m Batu Gajah . 178m Colourful Home Bakery Caterer. 178m Batu Gaah, Perak, Malaysia . 178m Pemakanan Sunnah Untuk
CendanaNews | Tepat berada di antara jembatan dan kawasan Sabo Dam Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, batu berukuran raksasa yang biasa disebut Watu Gajah, menjadi saksi bisu erupsi Gunung Merapi pada 2010 silam. Keberadaannya kini menjadi daya tarik tersendiri, sehingga banyak orang sengaja datang berkunjung untuk berswafoto.
WATUGAJAH. Sudarto Darto. Download Download PDF. Full PDF Package Download Full PDF Package. This Paper. A short summary of this paper. 20 Full PDFs related to this paper. Read Paper. Download Download PDF.
Beritadan foto terbaru Batu Gajah - Berada di Puncak Gunung Erupsi Freatik Gunung Merapi, Stefanus Pasrah akan Nasib Dirinya. Jumat, 1 Oktober 2021; Cari. Network. Batu Gajah. Tweet.
Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay.
Sunrise Gunung Merapi. Benedictus Oktaviantoro/ Malam belum sempurna menyentuh pagi, tatkala kaki ini melangkah merayapi pasir dan bebatuan. Halimun basah dan terpaan angin mencipta gigil dingin. Namun semangat kami tak surut. Perlahan namun pasti kami terus bergerak, berusaha menggapai puncak gunung paling aktif di Indonesia, Gunung Merapi. Sekilas Tentang Gunung Merapi Berdiri dengan tegak di utara Yogyakarta, Gunung Merapi seolah-olah memamerkan kegagahannya dan memanggil untuk dihampiri. Saya pun tak tahan dengan godaannya. Hingga akhirnya pada suatu sore yang cerah saya dan beberapa kawan pun memutuskan untuk menjawab panggilan Merapi. Setelah mempersiapkan rencana fun trekking sejak jauh-jauh hari, kami pun memacu kendaraan menuju basecamp Barameru di Selo, Boyolali. Merapi, sebuah gunung berapi aktif dengan ketinggian meter di atas permukaan air laut dan sempat membuat geger masyarakat di sekitarnya pada tahun 2010 silam. Dimana pada saat itu Sang Mahaguru Merapi mengeluarkan lahar dan awan panasnya ke arah selatan dan memakan banyak korban jiwa. Pasar Bubrah Gunung Merapi. Benedictus Oktaviantoro/ Bahkan Mbah Maridjan sang juru kunci pun turut menjadi korban terjangan wedus gembel yang meluluhlantakkan lereng selatan Gunung Merapi. Bukan kali ini Merapi memuntahkan material vulkanik dan meluluhlantakkan pemukiman warga. Hal itu sudah terjadi berulang-ulang dan memiliki siklusnya sendiri. Meski begitu masyarakat di sekitar lereng Merapi enggan berpindah dari kawasan tersebut. Bagi mereka Gunung Merapi adalah sosok ibu sekaligus mahaguru yang tidak bisa ditinggalkan. Usai erupsi, Merapi pasti akan menyuburkan ladang-ladang warga dan memberikan hasil yang berlipat ganda. Gunung Merapi bukan sekedar fenomena alam. Ada kebudayaan dan kepercayaan yang tumbuh berimpit disana. Pantai Selatan, Keraton Yogyakarta, dan Gunung Merapi berada dalam satu garis lurus yang dihubungkan oleh sumbu imajiner. Masyarakat Jawa mempercayai bahwa Laut Selatan melambangkan elemen air, Gunung Merapi elemen api, dan Keraton adalah penyeimbangnya. Ketiganya dikenal sebagai trinitas kosmologi. Dan kali ini saya akan merayapi elemen api itu dengan segala keelokannya. Para pendaki Gunung Merapi. Benedictus Oktaviantoro/ Pendakian Gunung Merapi Pun Dimulai Sebelum memulai pendakian, kamu wajib lapor ke pos Barameru yang menjadi basecamp pendakian Gunung Merapi di jalur utara atau Selo. Selain jalur Selo, sebenarnya ada juga jalur pendakian lain seperti Deles Klaten, jalur Babadan Magelang, dan jalur Kinahrejo Yogyakarta. Namun akibat lebatnya vegetasi dan juga erupsi 2006, jalur-jalur tersebut sudah tidak laik pakai. Sehingga jalur paling populer, paling aman, dan paling mudah adalah jalur Selo, Boyolali. Selain lapor, kamu juga bisa re-packing barang bawaan kamu, memesan makanan ataupun minuman hangat, dan mencari teman perjalanan menuju puncak Merapi. Selain itu, jika kamu membutuhkan jasa guide atau porter, kamu juga bisa minta tolong kepada Mbah Min pemilik rumah/basecamp Barameru untuk mencarikannya. Jasa guide pendakian Merapi di bandrol Rp dan jasa porter Rp dengan beban tertentu. Jika butuh trekking pole, perkumpulan guide Gunung Merapi juga telah menyediakannya. Cukup dengan Rp untuk sekali jalan. Setelah anggota tim lengkap, saya dan kawan-kawan mulai menata ulang barang bawaan dan melakukan pemanasan serta peregangan otot. Hal ini penting dilakukan ketika kita akan melakukan kegiatan yang membutuhkan kekuatan fisik dalam skala besar. Apalagi ketika mendaki gunung seperti sekarang ini. Tatkala jam digital menunjukkan angka WIB, kami pun mulai bergerak. Jalur beraspal dengan kemiringan yang curam menjadi sambutan pembuka yang berat dan cukup mengagetkan. Nafas kami pun menjadi tersengal-sengal. Tetapi jalur beraspal ini kami jadikan proses aklimatisasi tubuh dengan suhu udara dan ketinggian di lereng utara Gunung Merapi. Welcome sign dengan tulisan New Selo seperti di Gunung Lee, Griffith Park, Los Angeles dengan tulisan Hollywood-nya pun kami lalui. Sebelumnya kami sempat berhenti sejenak untuk mengatur nafas serta detak jantung yang mulai berpacu dengan hebatnya karena jalan beraspal tadi dan tebalnya kabut yang sedikit mengganggu pernapasan saat itu. Tak ingin berlama-lama. Kami pun meneruskan pendakian menuju Pos 1 Gunung Merapi. Perjalanan dari welcome sign New Selo menuju Pos 1 kami tempuh sekitar 2 jam. Jalan yang tadinya aspal lebar berganti menjadi jalan setapak berbatu. Jurang di sebelah kiri jalan menemani perjalanan kami. Sesampainya di atas kami bertemu dengan kebun warga yang ditanami kol dan tembakau. Jalan setapak landai menjadi bonus perjalanan. Cukup untuk menghela nafas dan membenarkan posisi ransel kami. Setelah melewati ladang penduduk, ada gapura selamat datang bagi para pendaki Gunung Merapi dan hutan pinus yang lebat mengiringi perjalanan kami. Para pendaki Gunung Merapi sedang berjalan menuju Pasar Bubrah. Benedictus Oktaviantoro/ Jalur Pendakian Merapi Pos 1 – Pos 2 Dari Pos 1 ke Pos 2 kami memakan waktu sekitar 1,5 jam. Jalur ini didominasi oleh pepohonan kayu dan bebatuan dengan tingkat kemiringan tanah bermacam-macam, dari landai hingga terjal. Hati hati juga di jalur ini, karena di beberapa lokasi jalur berada di gigir jurang. Jika kamu melakukan pendakian di malam hari, persiapkan betul alat penerangan seperti senter atau headlamp supaya jalur pendakian terlihat jelas. Jalur Pendakian Merapi Pos 2 – Watu Gajah Dari Pos 2 ke Watu Gajah, kami memakan waktu sekitar 1,5 jam. Sebenarnya terdapat dua jalur yang bisa digunakan untuk mencapai Watu Gajah dari Pos 2. Jalur pertama sedikit landai tetapi lebih jauh dan tembusnya setelah Watu Gajah, sedangkan jalur kedua lebih ekstrim karena memiliki kemiringan tanah hampir 50° dan didominasi oleh batuan vulkanik. Di Pos Watu Gajah ini kami bersama rekan-rekan tidak mendirikan tenda, hanya bersembunyi di balik batu besar sembari memasak minuman menggunakan kompor lapangan. Saat itu bulan Juli, dimana bulan tersebut adalah bulan yang cocok untuk mendaki gunung di Indonesia karena cuaca sangat terang dan cerah serta minim hujan. Ketika melihat ke atas, taburan bintang berserakan menghiasi gelapnya semesta. Angin bergerak dari lembah menuju gigir, kadang perlahan dan kadang kencang. Suaranya menciptakan harmoni alam yang indah. Taburan gemintang dan gugusan Bima Sakti serta langit yang tadinya biru gelap perlahan menghilang dan tergantikan oleh cahaya keemasan yang berasal dari ufuk timur. Samar-samar nampak Gunung Lawu menjelma siluet dan jutaan lampu kota Surakarta yang masih terlihat tegas sebagai foreground. Di sisi barat, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Dataran Tinggi Dieng, dan Gunung Slamet juga nampak gagah karena terpapar bias sinar sang surya. Di sisi utara, jelas dan tegas terlihat Gunung Merbabu. Dan yang terakhir di sisi utara, sebuah gundukan batu besar nan gagah yang sering mengeluarkan isi perutnya ke berbagai penjuru dan sudah banyak memakan korban tetapi selalu di sayang oleh masyarakat sekitar, puncak Gunung Merapi. Sebuah kombinasi sempurna yang sayang jika dilewatkan. Dari semua penjuru jalur pendakian Gunung Merapi, Watu Gajah merupakan tempat yang sempurna untuk menyambut pagi. Saya pun serasa enggan beranjak dari lokasi ini karena tak ada puasnya menikmati pesona lanskap yang tersaji. Jalur Pendakian Merapi Watu Gajah – Puncak Gunung Merapi Sebelum sang surya mulai meninggi, kami pun meneruskan langkah menuju Puncak Merapi. Dari Pos Watu Gajah ke Pasar Bubrah kami menempuh perjalan sekitar 40 menit. Jalur ini tidak terlalu sulit dan relatif landai tetapi sudah tidak ada vegetasi yang mampu menjadi penghalang angin. Sesampainya di Pasar Bubrah kami beristirahat terlebih dahulu dan sesekali mengabadikan lanskap di sekitar. Ribuan tahun silam, Pasar Bubrah merupakan kawah utama Gunung Merapi. Kini kawasan ini berubah menjadi hamparan pasir dan batuan dengan ukuran yang sangat luas. Tiap 17 Agustus, kawasan Pasar Bubrah ini dijadikan lokasi upacara. Dari Pasar Bubrah kami pun melanjutkan perjalanan menuju Puncak Gunung Merapi. Ada sedikit kemiripan dengan jalur menuju Puncak Gunung Semeru, yakni jalur pasir. Karena itu siapapun harus berhati-hati. Carilah pijakan yang kokoh agar kaki kita tidak terperosok atau terpendam di hamparan pasir. Jika tidak yakin dengan pijakan dan memang tidak ada pilihan untuk melangkah, alangkah baiknya merangkak agar aman. Jangan lupa untuk tetap memperhatikan atas ketika ada pendaki lain supaya bisa menghindari batu yang terlontar. Setelah 1 jam mendaki dengan susah payah, kami pun mulai mencium aroma belerang yang cukup kuat, pertanda puncak semakin dekat. Ternyata benar, kami sudah tiba di puncak. Rasa lelah dan sakit di kaki akibat gesekan pasir yang masuk ke dalam sepatu serta berat beban di punggung membawa ransel hilang ketika melihat kawah Gunung Merapi secara langsung. Mengerikan, takjub, bangga dan semua rasa melebur menjadi satu di Puncak Gunung Merapi ini mengingat kejadian 2010 silam. Puncak Gunung Merapi. Benedictus Oktaviantoro/ Lokasi dan Akses Menuju Jalur Pendakian Merapi Gunung Merapi terletak di dua provinsi, yakni di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Ada beberapa jalur pendakian yang bisa digunakan untuk mencapai puncak Merapi, namun pendakian yang paling populer sekaligus paling aman adalah pendakian dari Pos SAR Barameru rumah Mbah Min, Dusun Plalangan, Desa Jlatah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Jika kamu berangkat dari Yogyakarta, kamu bisa melewati rute Jalan Magelang – Muntilan – Blabak – Ketep – Desa Jlatah Basecamp Barameru. Jika dari Boyolali, rute yang harus kamu lewati yakni Terminal Boyolali – Pasar Cepogo – Desa Jlatah Basecamp Barameru. Sedangkan jika kamu datang dari arah semarang bisa melewati rute Pasar Ampel – Pasar Cepogo – Desa Jlatah Basecamp Barameru. Pemandangan tiga gunung Sumbing, Sindoro dan Dataran Tinggi Dieng dari jalur pendakian Gunung Merapi. Benedictus Oktaviantoro/ Tips Mendaki ke Gunung Merapi Mendaki gunung termasuk dalam jenis kegiatan luar ruangan dengan resiko tinggi, karena itu kamu harus selalu berhati-hati dan mempersiapkan kegiatan pendakian dengan baik. Berikut ini ada beberapa tips yang sebaiknya kamu tahu dan kamu lakukan tatkala hendak mendaki Gunung Merapi. Fisik yang prima merupakan salah satu kunci kesuksesan pendakian. Karena itu ada baiknya kamu mempersiapkan fisikmu seminggu sebelum pendakian. Peregangan otot dan jogging bisa menjadi olahraga yang mampu mengurangi resiko kram atau keseleo di bagian waktu pendakian yang tepat, semisal pada bulan Juni hingga Agustus. Pada saat itu tanah tidak terlalu berdebu dan pepohonan masih terlihat pendaftaran ke pos retribusi/pos pendakian Gunung Merapi yang sudah perlengkapan pendakian sesuai standar dan bawalah pakaian ganti untuk mengantisipasi bila sepatu trekking atau minimal sepatu olahraga. Disarankan tidak menggunakan sandal karena tidak bisa melindungi mata kaki dan pergelangan kaki dari hentakan maupun kamu hanya berencana melakukan pendakian dalam waktu singkat, bawalah perbekalan air minum dan ransum yang mencukupi supaya tubuhmu mendapatkan energi. Lebih baik sisa dari pada merasa kurang yakin dengan kemampuan, ajaklah teman yang sudah berpengalaman di bidang pendakian gunung atau sewalah guide maupun porter minimal dalam satu grup pendakian adalah 3 orang, lebih banyak akan lebih baik. Pastikan diantara teman satu grup kamu sudah ada yang memiliki pengalaman mendaki gunung khususnya Gunung ingin mendirikan tenda, carilah tempat yang landai serta aman dari terjangan angin. Pastikan juga tendamu tidak menutup jalur yang dilewati oleh pendaki lain. Jalur menuju puncak Gunung Merapi. Benedictus Oktaviantoro/ Hamparan lampu kota Surakarta dari jalur pendakian Gunung Merapi. Benedictus Oktavianbtoro/ Pemandangan dari pos Pasar Bubrah Merapi. Benedictus Oktaviantoro/ Pemandangan tiga gunung Sumbing, Sindoro dan Dataran Tinggi Dieng dari jalur pendakian Gunung Merapi. Benedictus Oktaviantoro/
Click here to show the map GPS Coordinates Boyolali, Central Java, Indonesia ✏️Suggest Information Update 📝 Submit Review ❔ Ask a Question 📍 Map View at Instagram 🚩 Report this page Companies and places nearby 8m Bertamasya di Pasar Bubrah.... 18m Puncak Merapi Selokopo Nduwur 359m Puncak Merapi 623m Merapi volcano 731m Pasar Bubrah, Gunung Merapi. 919m Merapi Pos I 1139m Puncak Gunung Merapi 1202m Gunung Merapi 1332m Convention Hall 1340m Puncak Garuda 1359m Monte Merapi 1359m Merapi Show More 1359m Mount Merapi 1359m 2010 eruptions of Mount Merapi 1359m ムラピ山 1373m SMA Negeri 2 Luwuk 1384m Mt Merapi 1450m Merapi Yanardağı 1450m 므라피 산 1450m Núi Merapi 1450m 默拉皮火山 1534m Gallery Erruption Gunung Merapi 1673m New Selo o_O Merapi Mauntain o_O 1675m Joglo Merapi Selo Pass Boyolali 1684m Base Camp BARAMERU MERAPI Jalur Selo. Boyolali 1687m New Selo 1691m Gunung Merapi - New Selo Jawa Tengah 1693m Newselo 1694m Gunung Merapi&Merbabu 1695m Merapi mt ,New Selo,Boyolali,Jawa tengah 1696m New Selo Boyolali 1688 dpl , kaki Gunung Merapi. 1823m Mabes POLRI 1979m Basecamp Merapi Barameru Selo 2083m Puncak Gunung Merapi - Selo ; Jawa Tengah 2100m Basecamp Pendakian Merapi 2101m Basecamp Barameru Merapi Selo 2101m Basecamp BARAMERU MERAPI,selo Boyolali Jateng 2101m Bascamp merapi/new selo 2107m Basecamp Barameru Merapi Mountain, via Selo Boyolali Central Java-Indonesia 2109m Merapi Base Camp 2123m Gunung Merapi via New Selo 2129m New Selo Jateng 2139m New Selo Merapi 2291m Desa Wisata Nganggring 2487m Pantai Drini Gunung Kidul 2487m Kid Fun Jogjakarta 2537m Basecamp Pak Pardi Merapi Selo 2711m Ketep Pass Magelang Reviews by country 🇲🇾 Malaysia 1204 🇦🇺 Australia 952 🇮🇳 India 893 🇿🇦 South Africa 877 🇬🇧 United Kingdom 659 🇨🇦 Canada 636 🇵🇭 Philippines 489 🇺🇦 Ukraine 308 🇬🇷 Greece 295 🇳🇬 Nigeria 268 🇵🇰 Pakistan 204 🇪🇸 Spain 198 Reviews about other places The Other Sea - Wonderful fabulous! 1 minute ago Emkhatsini Sasol Plaza - 43 minutes ago Call Boy Night Service dhaka - Night Service and Personal Service - call boy/play boy/male escorts sevice dhaka 01979127022 whatsup imo 1 hour ago The Stable Bar At Cosgrove - abysmal - totally uninterested staff 1 hour ago Call Boy Night Service dhaka - Night Service and Personal Service - call boy/play boy/male escorts sevice dhaka 01979127022 whatsup imo 3 hours ago Call Boy Night Service dhaka - Night Service and Personal Service - call boy/play boy/male escorts sevice dhaka 01979127022 whatsup imo 5 hours ago Brides by Gagana - Best bridal dresser 7 hours ago Questions about other places 241 Guest House - Prices 14 minutes ago Akai Electronics Gh - Recurring burning of lamps 33 minutes ago Kakoba College of Computer and Vocational Studiers Mbarara - AR phone number kakoba 1 hour ago IN's Extraordinary - Slime 1 hour ago Estudio Artístico Swan - Está disponible? 1 hour ago Automatic Transmission Parts - Transmission parts 1 hour ago King's Palace Hotel - Bei ya chumba kwa siku 2 hours ago 🏠 WorldPlaces › 🇮🇩 Indonesia › Watu Gajah, Merapi...
Indonesia dijuluki Negeri Cincin Api atau Ring of Fire karena memiliki begitu banyak gunung berapi yang masih aktif. Salah satu yang paling sering erupsi adalah Gunung Merapi di perbatasan antara Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Menggapai puncak Merapi merupakan salah satu tujuan hampir semua pendaki. Berikut perjalanan saya. Kondisi puncak Merapi yang berpasir dan berbatu c Adhi Kurniawan / TravelingyukMerapi Diminati Banyak Pendaki Tampak di kejauhan asap mengepul dari kawah Merapi c Adhi Kurniawan / TravelingyukMeskipun sering memuntahkan lahar dan awan panas, banyak orang yang mendaki Gunung Merapi saat keadaan dinyatakan aman. Panorama yangindah serta pengalaman yang mengesankan menjadi alasannya. Gunung Merapi bisa didaki dalam waktu yang relatif singkat sehingga pendaki bisa tektok, alias langsung naik-turun tanpa perlu mendirikan tenda untuk menginap. Dahulu, ada tiga jalur pendakian yang biasa dilalui pendaki, yaitu jalur Babadan dan Kinahrejo di Sleman serta jalur Selo di Boyolali. Namun, sejak erupsi tahun 2010 lalu, sekarang hanya jalur Selo yang bisa dilewati untuk mendaki hingga puncak. Berikut cerita lengkap saya saat mendaki Merapi beberapa waktu yang lalu. Memulai Perjalanan dari Basecamp Selo Panorama kota Solo dilihat dari Pasar Bubrah, tampak Gunung Lawu di kejauhan c Adhi Kurniawan / TravelingyukLokasi basecamp Selo cukup mudah diakses dari kota Solo maupun Boyolali. Ada banyak pilihan angkutan umum yang tersedia. Jika Teman Traveler mengendarai mobil atau sepeda motor pribadi, di sekitar basecamp tersedia area parkir yang cukup luas. Setelah mengurus perizinan dan membayar biaya sebesar per orang, saya memulai mendaki pukul Pendakian saat malam memerlukan persiapan khusus dan kewaspadaan ekstra dibanding pendakian saat siang. Apabila kalian ingin mendaki saat malam, pastikan ada salah satu anggota tim yang sudah pernah mendaki gunung ini sehingga paham jalur yang dilalui. Perjalanan dari basecamp yang berada di ketinggian meter di atas permukaan laut mdpl hingga Pos I yang berada di ketinggian mdpl memerlukan waktu sekitar 2 jam. Jalur pendakian masih berupa ladang milik warga setempat. Lanjut ke Pos II di ketinggian waktu yang dibutuhkan sekitar 2 jam. Jalurnya berupa hutan dengan pepohonan yang cukup rapat. Melintasi Watu Gajah hingga Pasar Bubrah Perjuangan mendaki hingga titik tertinggi Merapi c Adhi Kurniawan / Travelingyuk Setelah melalui Pos II, titik pemberhentian berikutnya adalah Watu Gajah. Di tempat ini tidak tersedia shelter atau bangunan permanen, hanya ada lahan yang cukup luas untuk istirahat. Waktu yang dibutuhkan dari Pos II ke Watu Gajah sekitar 1 jam. Dari Watu Gajah, perjalanan berlanjut ke Pasar Bubrah yang berada di ketinggian mdpl. Pasar Bubrah adalah batas vegetasi. Tidak ada lagi pepohonan di area ini hingga puncak Merapi. Karena angin cukup kencang, Teman Traveler sebaiknya mengenakan jaket windproof yang hangat dan bisa menahan hembusan angin. Waktu yang dibutuhkan dari Watu Gajah menuju Pasar Bubrah kurang lebih 1 jam. Pasar Bubrah biasanya digunakan sebagai tempat istirahat sebelum mulai mendaki medan berpasir menuju puncak Merapi. Ada pula yang mendirikan tenda untuk tidur sejenak. Namun, saya memilih untuk tidakmendirikan tenda agar menghemat waktu. Menuju Puncak Berhasil mencapai puncak Merapi c Adhi Kurniawan / TravelingyukSetelah beristirahat sekitar setengah jam di Pasar Bubrah, saya melanjutkan pendakian. Medan yang harus dilalui cukup berat, kombinasi antara pasir dan bebatuan. Tak jarang setelah beberapa langkah mendaki, saya kembali merosot ke bawah. Untuk keamanan dan keselamatan, sebaiknya Teman Traveler memakai sepatu dan melengkapi diri dengan sarung tangan dan masker. Berada di fase akhir pendakian menuju puncak Merapi ini memang butuh tenaga dan semangat ekstra. Setelah berjibaku sekitar satu setengah jam, akhirnya saya berhasil mencapai puncak Merapi pada pukul Ketinggian puncak Merapi adalah mdpl. Total durasi pendakian dari basecamp hingga puncak kurang lebih 8 jam. Menikmati Panorama di Puncak Merapi Deretan Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dataran tinggi Dieng, dan Gunung Slamet di kejauhan c Adhi Kurniawan / TravelingyukSaya sampai puncak saat langit mulai kemerahan. Matahari perlahan naik dari balik Gunung Lawu. Saat pagi datang dan langit mulai terang, di sisi barat terlihat Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan dataran tinggi Dieng berdiri bersisian. Lebih jauh lagi, terlihat samar puncak Gunung Slamet, gunung tertinggi di Jawa Tengah. Tepat di seberang Gunung Merapi terlihat jelas Gunung Merbabu berselimut vegetasi kehijauan. Dengan panorama yang menakjubkan seperti itu, rasa lelah karena semalaman mendaki seakan hilang. Perjalanan pulang kembali ke basecamp pun terasa lebih ringan. Gunung Lawu tampak di antara awan c Adhi Kurniawan / TravelingyukMenikmati panorama dari puncak Merapi c Adhi Kurniawan / TravelingyukPuncak Merapi tampak kemerahan ditimpa cahaya pagi c Adhi Kurniawan / TravelingyukPuncak Garuda, istilah untuk menyebut batu di titik tertinggi puncak Merapi c Adhi Kurniawan / TravelingyukPuncak Merbabu dilihat dari Merapi c Adhi Kurniawan / TravelingyukBerpose dengan bendera Merah Putih di puncak Merapi c Adhi Kurniawan / TravelingyukPerjalanan pulang kembali ke basecamp c Adhi Kurniawan / TravelingyukSeperti iulah perjalanan saya menggapai puncak Merapi selama kurang lebih 8 jam. Walau lelah namun semua terbayar keindahan alam di sini. Bila Teman Traveler berwisata di Jogja, sempatkan untuk menantang adrenalin di sini, ya. Advertisement Tags Jogja kontributor Puncak Merapi Travelingyuk Wisata wisata jogja
watu gajah gunung merapi